Work at home

Job at home

Whether you are looking for a succeed work at home or if you dream about getting money online; yes, eventually, you located it!

Obtain economic freedom

No pc experiences needed. You can be absolutely new to handle our application - you don't need ANY knowledge. This is actually simple.

You can stay at home and work at your free time. Even whether you don't have computer you can do this job in Online cafe or on Internet mobile phone.

How it works?

We design a online-store for you with ready to operate e-commerce products. Your job is extremely easy; you have to submit data regarding your web-shop to the Online sources. We will provide you with pretty easy step-by-step instruction how to do this. The typical instruction requests you to open a online page and fill in a form with material about your web-store and software.

You will be paid from US $20.00 to US 180.00 for each purchase which is comes using your online-store.

There is no limitation for your revenue. No matter where you live your commissions are 100% guaranteed.

Apply Now...

Apply now to get financial independence. All you need is the simple: sign up now and makeown internet business!

@ Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh @ Selamat Datang Di Blog Islam Tanpa Syirik, Khurafat Dan Bid'ah @ Semoga Kunjungan Anda Berarti Kepada Kami @

BAB 1 SEKILAS YASINAN DAN TAHLILAN

Kata Yasinan dan Tahlilan seakan telah mendarah daging dihati masyarakat luas, terutama ditanah air kita Indonesia, secara umum dapat di pahami bahwa dua kata tersebut diatas biasanya berkaitan dengan peristiwa kematian, yang mana dua kata ...ini diungkapkan dalam bentuk seperti acara peringatan terhadap kematian tersebut.

Acara yang diadakan oleh ahli mayit ini dihadiri oleh para kerabat , para tetangga, masyarakat sekitar, dan terkadang dengan mengundang beberapa orang jauh yang dianggap berpengaruh didaerah tersebut, hanya saja di beberapa tempat ada yang dibedakan/disendirikan antara yasinan yang biasanya diadakan pada malam jum’at dengan tahlilan yang dikaitkan dengan hitungan perhari dari kematian atau kadang disatukan dua acara tersebut dalam satu acara (hal ini sebagaimana survey Penulis dari sekitar 20 santri yang berasal dari propinsi yang berada di Indonesia). Dimulai dengan acara bacaan pujian, surat yasin atau surat yang lain, zikir-zikir, serta doa-doa yang ditujukan kepada sang mayit di alam kubur, sampai diakhiri dengan hidangan aneka makanan yang lebih dari alakadarnya, ditambah lagi biasanya mereka pulang dengan buah tangan (berkat) untuk dibawa pulang.

Dinamai yasinan karena diantara bacaan-bacaanya ada surat yasin yang menurut mereka ada berbagai keutamaan lebih disbanding surat-surat yang lain (padahal semua hadist yang menjelaskan keutamaan surat yasin tidak lepas dari derajat ‘lemah bahkan palsu’ sebagaimana yang akan kami sebutkan insya Allah). Dan dinamai tahlilan karena termasuk yang dibaca diantara dzikir-dzikirnya adalah kalimat “La ilaha illallah (kailmat ini disebut Tahlil).

Sudah menjadi kelaziman kalau ada yasinan dan tahlilan mesti ada aneka hidangan yang biasanya lebih dari sekedarnya, dan acara yang banyak dijumpai di pedesaan ini ternyata dijumpai diperkotaan juga, hanya saja kalau didaerah perkotaan biasanya acara ini berlangsung agak ringkas/cepat, dan aneka makanannya dihidangkan lebih praktis yaitu dengan cara membagi nasi kotak plus minuman didalamnya atau semisalnya.

Acara ini tidak hanya sekali diadakan, bahkan biasanya akan diadakan dari hari pertama dan atau diteruskan sampai hari ketujuh dari hari kematiannya, tiap malam jumat atau bisa berbeda menurut kebiasaan disuatu daerah tertentu, seperti hari keempat puluh, keseratus, keseribu (nyewu) atau diadakan setiap tahun.

Acara ini asal usulnya adalah dari warisan nenek moyang yang sudah berabad-abad lamanya, dan entah siapa pencentusnya, yang jelas acara ini dimaksudkan untuk mengirimkan pahala bacaan-bacaan khusus buat mayit.

Acara ini telah menjadi satu keharusan yang memberatkan dan terpaksa diadakan oleh ahli mayit, sehingga sulit untuk dihindarkan, apalagi dihapuskan, bahkan tidak jarang diantara mereka harus menghutang kesana-kemari demi hanya untuk mengadakan acara tersebut, karena ternyata menurut pengakuan yang telah meninggalkan acara yan memberatkan ini, alsan yang paling kuat mengapa mereka harus mengadakan adalah
- takut diasingkan
- dianggap melawan adat kalau tidak menyelenggarakan acara tersebut

Tidak hanya cukup disitu, bahkan beberapa orang yang gemar mendatangi acara ini tidak segan-segan mengatakan ini sunnah rasul yang seyogyanya terus dilestarikan, baik dengan menyitir hadist-hadist nabi صلی الله عليه وسلم (padahal hadistnya lemah dan palsu), atau menafsirkan hadist-hadist dengan penafsiran yang jauh dari kebenaran, atau sekedar mengutip fatwa-fatwa guru mereka, kemudian menyandarkan bahawa acara seperti ini adalah termasuk ciri khas dari penganut mazhab Syafi'i. (padahal justru mazhab syafi'i sebenarnya yang mengatakan ini termasuk bid'ah yang mungkar sebagaimana akan saya jelaskan insya Allah.)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

1 komentar:

bisnis2qta mengatakan...

bab 2nya dimana?

Posting Komentar

Terima Kasih Atas Komentar Anda

Blog "Islam Tanpa Syirik, Khurafat dan Bid'ah". Diberdayakan oleh Blogger.