
Job at home
Whether you are looking for a succeed work at home or if you dream about getting money online; yes, eventually, you located it!
Obtain economic freedom
No pc experiences needed. You can be absolutely new to handle our application - you don't need ANY knowledge. This is actually simple.
You can stay at home and work at your free time. Even whether you don't have computer you can do this job in Online cafe or on Internet mobile phone.
How it works?
We design a online-store for you with ready to operate e-commerce products. Your job is extremely easy; you have to submit data regarding your web-shop to the Online sources. We will provide you with pretty easy step-by-step instruction how to do this. The typical instruction requests you to open a online page and fill in a form with material about your web-store and software.
You will be paid from US $20.00 to US 180.00 for each purchase which is comes using your online-store.
There is no limitation for your revenue. No matter where you live your commissions are 100% guaranteed.
Apply Now...Apply now to get financial independence. All you need is the simple: sign up now and makeown internet business!
Apa Perayaan Maulid membuat manusia tergerak untuk melaksanakan suatu ibadah yaitu membaca Al-Qur'an, dzikir, sholawat, dan doa
Diposting oleh: Muhammad Soleh - Sabtu, 30 Oktober 2010
" Barang siapa berbuat suatu amalan ibadah yang tidak ada perintahnya dari Kami maka tertolak." (HR.Muslim No.1718)
Dzikir untuk mengingat Allah telah dituntunkan untuk dikerjakan setiap hari
seperti dzikir setelah shalat 5 waktu, dzikir pagi dan sore, dan lain-lain. Sedangkan mengkhususkan dzikir pada acara Maulid Nabi atau pada tanggal bulan tertentu membutuhkan dalil khusus tentangnya. Dan sudah dikatakan para ulama bahwa tidak ada satu hadits pun yang memerintahkan dzikir khusus pada Maulid Nabi.
Apalagi pada pujian-pujian yang kalian baca pada acara tersebut seringkali terjatuh pada ghuluw dan tanathu (melampaui batas), seperti yang terdapat pada Barjanji dan Burdah Al Bushiri yang seringkali kalian baca pada acara-acara tersebut. Sebagai contoh adalah apa yang terdapat dalam Burdah Al Bushiri:
Wahai semulia-mulianya makhluk, Aku tidak mendapati bagiku seorang pelindung selain engkau ketika terjadi bencana yang merata….
Demikianlah kalian mengangkat kedudukan Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam sama dengan Allah Subhanahu Wata’ala dengan mengangkat beliau sebagai tempat bergantung dan tempat berlindung,sehingga ketika bencana menimpa, kalian berlindung kepada beliau. Ini adalah satu kesyirikan yang sangat berbahaya.
Padahal Allah berfirman (yang artinya), "Katakanlah (Wahai Nabi), "Sesungguhnya aku tidak kuasa mendatangkan (menaqdirkan) sesuatu kemudharatan pun kepada kalian dan tidak pula suatu kemanfaatan". Katakan (Wahai Nabi),"Sesungguhnya sekali-sekali tidak ada seorang pun yang dapat melindungiku dari adzab Allah dan sekali tidak emndapat tempat berlindung selain daripada-Nya"." (Al-Jin:21-22)
Sedangkan shalawat yang dibaca dalam acara-acara kalian tersebut, disamping mengkhususkan pada waktu tersenut adalah kebid’ahan, juga shalawat-shalawat yang sering dibaca tersebut adalah shalawat bid’ah yang dibuat oleh orang tertentu. Diantaranya adalah sholawat Nariyah. Tidak ada satu riwayat (hadits -pent) pun yang mengajarkan sholawat seperti itu. Akhirnya kalian terjerumus dalam perkara ghuluw (melampaui batas) kembali.
Coba perhatikan arti dari sholawat Nariyah tersebut:
Ya Allah berilah sholawat dengan sholawat yang sempurna dan berilah keselamatan dengan keselamatan yang sempurna kepada junjungan kita Muhammad, yang dengannya dilepaskan simpul-simpul, dibukanya kesulitan-kesulitan, dipenuhinya kebutuhan-kebutuhan, didapatkannya harapan-harapan dan akhir yang baik, dan dimintanya hujan dengan wajahnya yang mulia. Dan kepada keluarganya serta para shahabatnya sejumlah apa yang ada untukmu
Apakah yang menakdirkan dan menentukan keselamatan, menghilangkan kesusahan dan memenuhi harapan-harapan adalah Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam? Atau kalian bertawasul dengan wajah Nabi Sholallahu ‘Alaihi Wasallam? Keduanya adalah kesyirikan yang diharamkan.
Tapi kami tidak mengetahui/memahami makna dari syair dan sholawat-sholawat tersebut….
Jika kalian tidak mengetahui arti dari sholawat-sholawat bid’ah tersebut, maka hal itu adalah musibah. Karena kalian adalah orang-orang yang taklid buta, mengikuti sesuatu dalam keadaaan kalian tidak mengetahui isinya.
Jika kalian telah mengetahui bahwa sholawat-sholawat tersebut mengandung kesyirikan dan ghuluw namun kalian tetap mengerjakannya, maka sungguh itu merupakan musibah yang lebih besar lagi, karena kalian menentang terhadap Al Qur’an dan As Sunnah dengan sengaja.
Semoga Allah Subhanahu Wata’ala melindungi kita dari segala macam kesyirikan dan kebid’ahan yang telah dibuat manusia dan menaqdirkan untuk selalu berada di atas kebaikan. Amin.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
0 komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih Atas Komentar Anda