Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (Qs.Al-Imran:104)
Firman Allah Azza wa Jalla lainnya :
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar (Qs.Al-Imran:110)
1. Amar Ma'ruf dan Nahi Mungkar adalah tugas setiap Da'i, yaitu menerangkan hal-hal yang Ma'ruf supaya diamalkan oleh manusia, dan memberi peringatan hal-hal yang mungkar (bid'ah misalnya) supaya ditinggalkan dan dijauhi, inilah hakikat dakwah yang sebenarnya, apabila seorang Da'i tidak melarang atau memperingatkan kepada manusia dari bahaya bid'ah maka yang dilakukan hanya Ma'ruf saja, sedangkan Nahi Mungkar ditinggalkan.
2. Tugas wajib pembawa risalah adalah memberi peringatan kepada manusia dan menjelaskan semua bid'ah supaya dijauhi, oleh karena itu Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa salam bersabda :
"Jauhilah oleh kalian perkara yang baru (dalam agama) karena setiap perkara yang baru adalah bid'ah (HR.Tirmidzi No.2676, Abu Dawud 4/200)
oleh karena itu seorang yang mengetahui semua kebaikan tidak ada jaminan baginya selamat dari kesesatan apabila dia tidak mengetahui kesesatan itu, dengarlah syair yang hikmah ini :
"Aku mengetahui kejelekan bukan untuk kejelekan, akan tetapi untuk menjaga diri"
"Siapa yang tidak bisa membedakan suatu kebaikan dan kejelekan, maka dia jatuh padanya"
3. Termasuk kewajiban Mubaligh adalah menyampaikan amanat Allah Subhaanahu wa Ta'ala diantaranya memberi peringatan kepada manusia tentang bahaya bid'ah. Dan sebaliknya seorang Da'i yang tidak memberi peringatan bahaya bid'ah adalah bukan mubaligh yang sebenarnya, sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :
Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. (Qs.Al-Ma'idah:67)
4. Barang siapa menentang sunnah dan mengadakan bid'ah maka dia akan binasa, sebagaimana sabda dan wasiat Nabi kita yang mulia Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa salam di akhir hayatnya :
"Sungguh aku telah tinggalkan buat kalian berada diatas (kejelasan) yang putih, malam harinya seperti siang, tidak ada orang yang menyimpang darinya kecuali dia pasti binasa, siapa saja yang hidup setelahku pasti akan menjumpai perselisihan yang sangat banyak, maka kalian harus mengambil apa yang kalian ketahui dari sunnahku dan sunnahnya para khalifah (setelahku) yang telah mendapatkan petunjuk, dan gigitlah (peganglah sunnah itu) erat-erat dengan geraham kalian" (HR.Ibnu Majah No.43, dan dishahihkan oleh Al Bani)
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih Atas Komentar Anda